WhatsApp

0813.8119.9072; 0852.1988.3908

House

0

Sedang Marahan Ya..? Ini dia Tips Untuk Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga


Saat memutuskan untuk menikah, Anda tentu ingin memiliki rumah tangga yang harmonis dan bahagia. Akan tetapi, dalam perjalanan membina rumah tangga seperti itu, banyak sekali masalah yang menghadang, mulai dari hal sepele sampai besar. Dari rentetan masalah tersebut, Anda mungkin pusing atau stres berumah tangga.  
  • Perbaiki komunikasi
  Seberapa bagus komunikasi Anda dengan pasangan Anda? Jika belum baik, perbaikilah secepatnya. Ingat, komunikasi itu murah namun mahal dampaknya kalau tidak dilakukan. Jika selama ini Anda mengandalkan pesan singkat, ubahlah dengan menelepon pasangan Anda. Dengan meneleponnya, Anda bisa dengan cepat mengetahui kabar dari pasangan Anda. Sebaliknya, jika menggunakan pesan singkat, terkadang pasangan Anda lama atau lupa menjawab. Hal apa saja yang perlu dikomunikasikan? Itu bergantung pada situasi dan kondisi Anda sekarang. Sebagai contoh, Anda menelepon pasangan Anda di saat jam istirahat untuk sekadar bertanya apakah pasangan Anda sudah makan atau belum.  
  • Hindari kekerasan fisik
  Sebesar apa pun pertengkaran Anda, hindari melakukan kekerasan fisik terhadap pasangan Anda. Selain melukai fisik dan psikis pasangan Anda, kekerasan fisik bisa membawa Anda ke penjara karena melakukan kekerasan dalam rumah tangga. Solusinya? Tenangkan diri Anda untuk beberapa saat. Anda bisa melakukannya dengan menonton video lucu di Youtube¬†atau melakukan aktivitas positif lain seperti fitnes, mencuci kendaraan, atau mengajak anak bermain sepeda di halaman rumah. Apa pun kegiatan yang Anda lakukan, sampaikan pada pasangan Anda bahwa Anda sedang menenangkan diri demi menghindari pertengkaran yang lebih hebat. Dengan menenangkan diri, hati Anda menjadi dingin sehingga bisa berpikir logis dan menyelesaikan masalah dengan pasangan Anda secara baik-baik. Selain itu, saat menenangkan diri, mungkin Anda menemukan langkah terbaik memperbaiki biduk rumah tangga Anda.  
  • Buat keputusan secara matang
  Jika Anda dihadapkan pada situasi yang serba sulit, buat keputusan secara matang. Jangan terburu-buru apalagi menuruti emosi Anda. Sebagai contoh, isteri Anda meminta pindah ke kota tempat orang tuanya tinggal karena di kota sekarang dia tidak betah. Yang perlu Anda lakukan adalah menimbang sisi positif dan negatif tinggal di kota sekarang dan kota yang diinginkan isteri Anda. Jika tinggal di kota sekarang lebih banyak sisi negatifnya, turuti keinginan isteri Anda. Ini bukan mengalah. Bukan pula Anda lembek. Bukan pula takut sama isteri. Tapi, keputusan yang Anda buat telah dipertimbangkan dengan matang.