WhatsApp

0813.8119.9072; 0852.1988.3908

House

0

Apa Baik Jika Menikah Diusia Muda??, Ini Dia Dampaknya….


Menikah diusia muda untuk saat ini menjadi hal yang tidak tabu alias biasa terjadi di sekitar masyarakat, ada beberapa orang yang melakukan pernikahan tersebut berdasarkan tradisi, adat istiadat, atau bahkan maaf hamil diluar nikah ketika sekolah. Dan banyak sekali alasan alasan tertentu lainnya. berikut ini adalah dampak yang akan terjadi saat kamu memilih menikah diusia muda. 1.Kehilangan Masa Muda Dengan memutuskan menikah di usia muda, maka kamu juga harus siap untuk kehilangan segala aktivitas menyenangkan di masa mudamu seperti berkumpul bersama teman, jalan-jalan, atau malas-malasan di akhir pekan. Kamu sudah punya tanggung jawab yang harus kamu urus setiap hari atau bahkan jam.Sehingga ada sebagian perceraian dari pernikahan di usia muda disebabkan pasangan muda ini masih menyibukkan diri dengan teman dan dunianya masing-masing   2.Pemikiran belum matang Masa remaja adalah masa pencarian jati diri. Rasa ingin tahu yang tinggi menjadi dasar dari segala tindakan yang dilakukan. Emosi yang diluapkan pun belum bisa dikelola dengan baik. Dewasa memang bukan masalah usia, tapi secara tindakan dan pemikiran akan berdampak pada kelanjutan dari pernikahan itu sendiri. Jika ada remaja yang sudah siap mental dan mempunyai pemikiran yang matang terhadap segala permasalahan yang terjadi, it's okay jika ia memutuskan untuk menikah. Jika sebaliknya, maka memperbaiki diri adalah keputusan yang paling terbaik.   3. Resiko Kesehatan Nikah muda akan mempengaruhi keadaan secara fisik maupun mental. Dalam salah satu referensi buku, dikatakan bahwa perempuan yang menikah di usia dini kurang dari 15 tahun memiliki banyak risiko, sekalipun ia sudah mengalami menstruasi atau haid. Ada dua dampak medis yang ditimbulkan oleh pernikahan usia dini ini, yakni dampak pada kandungan dan kebidanannya. Penyakit kandungan yang banyak diderita wanita yang menikah usia dini, antara lain infeksi pada kandungan dan kanker mulut rahim. Hal ini terjadi karena terjadinya masa peralihan sel anak-anak ke sel dewasa yang terlalu cepat. Padahal, pada umumnya pertumbuhan sel yang tumbuh pada anak-anak baru akan berakhir pada usia 19 tahun.Berdasarkan beberapa penelitian yang pernah dilakukan oleh para ahli, rata-rata penderita infeksi kandungan dan kanker mulut rahim adalah wanita yang menikah di usia dini atau dibawah usia 19 tahun.Wanita yang hamil di bawah usia 19 tahun dapat berisiko pada kematian, selain kehamilan di usia 35 tahun ke atas. Risiko lain selanjutnya, hamil di usia muda juga rentan terjadinya pendarahan, keguguran, hamil anggur dan hamil prematur di masa kehamilan.Selain itu, risiko meninggal dunia akibat keracunan kehamilan juga banyak terjadi pada wanita yang melahirkan di usia dini. Salah satunya penyebab keracunan kehamilan adalah tekanan darah tinggi atau hipertensi. Dengan demikian dilihat dari segi kesehatan atau medis, pernikahan dini akan membawa banyak kerugian.   4. Keuangan yang tidak stabil Diusia muda mungkin ada beberapa orang yang sudah mapan dan kaya sehingga sanggup menanggung biaya istri dan keluarganya sehingga tidak mempunyai kendala dalam prihal tersebut. Namun kebanyakan mereka yang menikah diusia muda banyak yang ekonominya menengah kebawah sehingga tidak menutup kemungkinan perceraian terjadi karna kendala ekonomi.   jadi seperti itulah 4 resiko yang terjadi jika kamu menikah diusia muda / remaja jika dilihat baik baik kemungkinan ada dampak baik dan ada dampak buruknya tapi mimin liat disini lebih banyak dampak yang buruk terjadi jika kalian menikah diusia muda