WhatsApp

0813.8119.9072; 0852.1988.3908

House

0

Takut Ketika Ingin Menikah? Mungkin ini adalah penyebabnya


bagi sebagian orang menikah dengan seseorang adalah salah satu impiannya tapi tidak untuk sebagian orang yang mengalami gamophobia, mungkin ada yang bingung, gamophobia adalah di dalam dunia psikologis dikaitkan dengan kondisi mental yang membuat seseorang takut berkomitmen dalam asmara yaitu ikatan pernikahan. dan gamophobia ini bisa diartikan rasa takut yang berlebihan akan kotmitmen atau pernikahan. dengan demikian penderita gamophobia akan lebih memilih meninggalkan pasangannya jika dipaksa untuk menikah.
pixabay.com

pixabay.com

berikut faktor yang bisa menyebabkan seseorang terkena gamophobia
  1. Ketidakpercayaan diri yang berlebihan
  2. Punya pengalaman buruk seperti kekerasan dalam rumah tangga dan sebagainya
  3. Menikah hanya menambahkan banyak masalah dan banyaknya perubahan ketika setelah menikah
dari 3 faktor diatas adalah faktor utama seseorang terkena gamophobia, dimana ini berkaitan dengan mental dan masa lalu seseorang. berikut beberapa tanda seseorang terkena gamophobia :
  • Merasa takut secara berlebihan dengan pernikahan. Bahkan ketika melihat teman atau kerabat dekat yang menikah juga memicu ketakutannya.
  • Menghindari pembicaraan tentang pernikahan
  • Panik dan agresif ketika menanggapi orang lain yang sedang mempersiapkan pernikahan
  • Kurangnya rasa percaya diri
  • Panik terhadap pernikahan diikuti dengan gejala fisik seperti gemetar, pusing, menangis, jantung berdetak kencang, sesak napas, hingga pingsan.
solusi dari gamophobia : gamophobia adalah gejala umum yang dirasakan setiap orang, apalagi seorang pria lebih cenderung terkena gamophobia, karna mereka pada dasarnya memikirkan banyak hal seperti finansial, resiko pribadi dan lain sebagainya. pertama tama ketahuilah dahulu alasan kamu ingin menikah, ini bisa menekan rasa takut berlebihanmu karna adanya tujuan serta alasan dari sebuah pernikahan. Setelah menikah, sebenarnya hidup Anda tidak berubah 180 derajat, Anda tetap bisa menjadi diri sendiri. Koreksi kembali ekspektasi Anda tentang pernikahan, karena tidak semua hal menjadi buruk dan berat ketika Anda sudah menikah. Kemudian, yang tak kalah penting, kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang merasakan kebahagiaan setelah menikah. Hal tersebut bisa menjadi bentuk dukungan untuk menyingkirkan ketakutan yang Anda rasakan. Bila perlu, berkonsultasilah dengan terapis untuk mendapatkan pertolongan yang tepat.